… Belajar dari Kepolosan …

BELAJAR DARI KEPOLOSAN

Father & Son

Saat itu, Abu Yazid Thaifur bin Isa al –Busthami menghafalkan ayat, “Wahai orang yang berselimut (Muhammad) ! Bangunlah (untuk sholat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil, (yaitu) separuhnya atau kurang sedikit dari itu.” (QS. Al Muzzammil : 1 – 3)

“ Ayah, siapakah yang mendapat perintah dari ALLAH seperti ini ?” tanyanya pada sang ayah.

“ Yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Nabi Muhammad, Anakku,” jawab ayahnya.

“ Wahai Ayahku, mengapa ayah tidak melakukan sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad saw ? “

“ Sesungguhnya, sholat malam itu di khususkan bagi Nabi Muhammad saw dan di wajibkan bagi beliau, bukan kepada umatnya.”

Abu Yazid Thaifur yang saat itu masih kecilpun diam sambil menghafal ayat berikutnya, “ Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri (sholat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam, atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang – orang yang bersamamu …” (QS. Al Muzzammil : 20)

Ia pun penasaran dan bertanya lagi kepada ayahnya, “ Wahai Ayah, aku mendengar bahwa ada segolongan manusia yang mengerjakan sholat malam. Lalu, siapakah mereka itu ?”

“ Wahai anakku, mereka adalah para sahabat Nabi Muhammad saw, “ jawab ayahnya lagi.

“ Wahai Ayah, adakah kebaikan dalam meninggalkan hal yang dikerjakan oleh Nabi Muhammad, dan para sahabat beliau ?” Kali ini pertanyaan Abu Yazid menohok hati ayahnya.

“ Engkau benar , Anakku,” jawab sang ayah atas pertanyaan retoris yang disampaikan Abu Yazid. Sesudah peristiwa dialog ayah dan anak tersebut, ayah Abu Yazid selalu bangun malam untuk mengerjakan sholat.

Hingga pada suatu malam, Abu Yazid terbangun dari tidurnya dan mendapati ayahnya tengah mengerjakan sholat malam.

“ Wahai Ayah, ajarkan kepadaku bagaimana cara berwudhu dan mengerjakan sholat malam bersamamu, “ pintanya pada ayahandanya.

“ Wahai anakku, tidurlah. Karena engkau masih terlalu kecil.”

Wahai Ayah, jika pada suatu hari ketika manusia dikumpulkan untuk memperlihatkan amal perbuatan mereka, dan aku katakana kepada Rabbku bahwa sesungguhnya aku telah meminta pada ayahku agar mengajariku cara berwudhu dan shalat, tetapi ayahku enggan dan justru mengatakan agar aku tidur hanya karena aku masih terlalu kecil. Apakah ayah suka hal itu terjadi ? “ tanya Abu Yazid pada ayahnya.

“ Tentu saja tidak, anakku.”

Saat itu juga, ayah Abu Yazid mengajarinya berwudhu dan mengerjakan sholat malam bersamanya.

Sejak hari itu Abu Yazid kecil tidak pernah meninggalkan sholat malam bersama ayahnya.

anak-sedang-sholat

1 Komentar

  1. Subhanallah,
    pelajaran yg alus tp memberi kesan mendalam.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • My Archives

  • Categories …

  • Pos-pos Terbaru

  • Fave Category

  • My Journey

    Mei 2009
    S S R K J S M
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Rindu ini … UntukMu …

    " Ya ALLAH, perbaikilah agamaku yang merupakan pegangan utama bagiku. dan perbaikilah duniaku yang merupakan bekal hidupku... perbaiki juga akhirat tempat kembaliku nanti, Jadikanlah hidup yang ku lalui sebagai tambahan kebaikan yang dapat kuraih, dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahatku dari segala kejahatan dan keburukan diriku Amiiin
  • Blog Stats

    • 180,170 hits
  • Hadiah Terindah ….

    Allah memberikan Hadiah yg sangat indah untuk kita itu dalam kemasan yg rumit.. dari situ Allah menguji kesabaran dan melihat bagaimana cara kita membuka hadiah terindah yg terbungkus oleh kemasan yg rumit itu.. sampai kita berhasil dan hingga akhirnya kita berteriak kegirangan krn berhasil mendapatkan hadiah yg indah tiada taranya itu..