… Fashabrun Jamiil …

. FASHABRUN JAMIIL


Jika kondisi badan sedang tidak sehat, fikiran ini agak sedikit sensitif dari biasanya. Mudah teringat akan hal-hal yang sudah lalu, hingga berpengaruh pada alam bawah sadarku. Hampir setiap kali aku tidur, selalu mimpi bertemu dengan orang-orang yang sudah meninggal. Sudah hampir 5 hari ini, aku sakit radang tenggorokan yang cukup parah. Sudah 3 hari ini pula aku terpaksa harus istirahat ditempat tidur saja. Rasanya kangen ingin bermain dengan anak-anak, tapi dilarang mendekati mereka, lantaran takut mereka ikut ketularan sakitnya.

Kemarin malam aku bermimpi ketemu almarhum Bapak. Dalam mimpi ku itu, aku dibangunkan oleh seseorang yang tidak aku kenal ketika sedang tidur dikamarku, dirumahku dikampung, desa Kedawung Kec. Margasari.

Ketika aku terbangun, orang itu hanya tersenyum saja kepadaku. Dan ketika aku lihat jam dinding, sudah menunjukkan pukul 10 pagi. Kemudian orang yang membangunkan aku tadi mengajakku untuk keluar rumah. “Mas rahman, ada titipan buat kamu”. Begitu kata orang misterius dalam mimpiku. Kemudian
dengan menggandeng tanganku, orang tidak dikenal itu menuntun aku keluar rumah. Dulu, ketika aku belum merantau ke jakarta, ada pohon jambu air didepan rumahku. Namun itu sudah ditebang oleh Bapak ketika aku lulus SMA, kira-kira tahun 1995. Ditebang karena kayunya akan dijual untuk dijadikan kayu bakar, dan uang hasil penjualan kayu pohon jambu itu digunakan Bapak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

pohon jambu air

Ketika aku sampai didepan rumah, aku kaget bukan kepalang. Menyaksika pohon jambu air itu kini seakan-aka tumbuh kembali seperti terakhir kali aku lihat sebelum ditebang. “Koq pohon jambu ini masih ada..?, bukankah dulu sudah ditebang Bapak..?”. Kata-kata itu spontanitas keluar dari mulutku. Orang misterius tadi hanya tersenyum padaku. Lenganku masih digamitnya dan terus menuntun langkah
ku mendekati pohon jambu air yang ada didepan rumah. Ternyata disana sudah ada sebuah motor honda bebek Astrea Prima baru.

“Ini motor siapa pak…?” aku bertanya kepada orang itu.

“Motor milik kamu” kata orag misterius itu singkat. Senyumnya tak henti-hentinya tersembul dari wajahnya.

“Motor aku..? Dari siapa pak…?” masih dalam rasa heran dan penasaran aku bertanya lagi. Orang misterius itu hanya menunjuk kearah jalan desa yang jaraknya kira-kira 15 meter dari halaman rumah. Disana sudah ada sebuah dokar –kereta kuda– dengan dikendarai oleh seorang kusir. Dokar itu ditarik oleh seekor kuda putih, kuda australi. Kuda itu besar dan tinggi, dengan perabotannya yang terbuat dari perak. Duduk dibagian belakang seorang laki-laki berusia sekitar 60an tahun, dengan memakai baju beskap warna putih dan mengenakan penutup kepala peci warna hitam, tampak seperti seorang priyayi. Lamat-lamat aku perhatikan dari tempatku berdiri, rasa-rasanya aku tidak asing dengan bapak-bapak yang duduk dibelakang dokar. Subhanalloh.., itu Bapak. Teriakku dalam hati. Spontan aku berlari mengejar dokar yang sedang behenti dijalan depan pekarangan rumahku itu. Sayangnya ketika aku berlari aku tersandung sesuatu dan terjatuh. Saat itu pula, aku terbangun dari mimpiku tadi. Kulihat jam tanganku, sudah menunjukkan pukul 2 pagi.

Sejenak aku terduduk di tempat tidur, terpekur merenungi kejadian mimpiku tadi. Kemudian aku mengambil air wudlu, dan sholat tahajud. Aku berdoa, semoga mimpiku tadi pertanda baik bagiku. Sesudah sholat dan berdoa, karena mata ini tidak bisa dipejamkan kembali, kubuka tafsir Al-Qur’an Ibnu Katsir untuk selanjutnya kubaca. Aku membukanya sekenanya saja, asal buka. Tidak ada niatan khusus ingin membaca surat apa, sebagaimana biasanya. Anehnya, halaman yang kubuka tepat pada surat Yusuf. Kubaca ayat demi ayat dari ayat pertama surat Yusuf, kemudian arti latinnya, dan kemudian jika
ada penjelasan, aku baca penjabarannya yang ada di foot note. Air mataku mulai bercucuran ketika bacaanku sampai pada kalimat “FASHABRUN JAMIIL”.

PALESTINIANS-ISRAEL/SWAP

Surat Yusuf ayat 18. Ayat ini mengisahkan drama kehidupan seorang ayah –Nabi Ya’qub–, yang menanggung kesedihan yang teramat dalam ketika kehilangan seorang putranya yang sangat dicintainya –Nabi Yususf–. Nabi Yusuf yang dinistakan dan dibuang kedalam sebuah sumur oleh saudara-saudaranya lantaran mereka iri kepadanya. Aku sudah tidak bisa lagi melanjutkan bacaanku, karena
tangis yang tidak bisa aku bendung lagi.

Anganku saat itu terkenang pada masa yang sudah lalu, ketika Bpak dulu masih hidup. Tepatnya tahun 1992, aku pernah marah sama Bapak, dan pergi dari rumah selama 3 hari. Lantaran aku minta dibelikan sepeda motor Honda Astrea Prima waktu itu. Tapi bagaimana mungkin, untuk makan saja waktu itu Bapak musti ndadak nyari upahan agar bisa buat beli beras. Apalagi buat beli sebuah sepeda motor Astrea Prima yang waktu itu harganya sekitar 3 jutaan. Sebenarnya aku tahu dan sangat menyadari akan keadaan ekonomi keluarga.

Tapi aku tidak mau tahu, pokoknya aku mau dibelikan sepeda motor baru. Latar belakang kenapa aku minta sepeda motor pada waktu itu adalah karena kekecewaanku lantaran gagal, gugur dalam seleksi
pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh Habibie Centre. Aku sudah berjuang dengan mengikuti berbagai tahap seleksi dan selalu lolos. Kini, tinggal satu seleksi penentu, screening test, gagal ku ikuti lantaran Bapak melarangku berangkat kejakarta, karena harus membantu mengurus Ibu yang menderita kanker rahim dan akan di Operasi di Rumah Sakit DKT Purwokerto. Jadi aku lampiaskan kekecewaanku itu dengan memaksa meminta dibelikan sepeda motor baru, Honda Astrea Prima. Hingga akhirnya kekerasan hatiku mencair setelah pak Wahidin guru SMA ku waktu itu –sekarang beliau anggota dewan di DPRD TK II Kab Tegal Fraksi PKS– memberikan nasehat dan memperingatkan aku.

Sebenarnya Bapakku sejak dulu sangat sayang padaku. Sejak kecil, apapun keinginan aku, selau beliau kabulkan. Andai saja keadaan ekonomi keluarga waktu itu berada, pasti Bapak akan mengabulkan
permintaanku itu. Penyesalan itu terasa semakin menyesakkan dadaku, manakala saya telah menyadari kesalahanku, Bapak masih dengan berbesar hati mau memaafkan kesalahanku. Bapak masih tetap bersikp sabar dan lembut terhadapku, walaupun pastinya hatinya sangat terluka oleh karena sikap dan perbuatanku. Rasa-rasanya, bagaimanpun aku berusaha memperbaiki perbuatanku waktu itu,
rasanya belum bisa mengobati rasa sesalku hingga kini. Tapi Bapak sudah terlalu banyak berkorban untukku. Hingga azan subuh berkumandang, air mataku masih berlinang mengenang masa-masa itu.

Seusai melaksanakan sholat subuh, aku ingin tidur lagi. Berharap semoga bisa bermimpi lagi bertemu Bapak kembali. Sempat beberapa saat aku tertidur pulas. Kemudian terdengar pintu kamar ada yang mengetuk ngetuk. Setelah aku persilahkan masuk, ternyata, yang mengetuk pintu adalah istriku. “Mas, ada tamu. Katanya dari dealer honda. Mau ketemu sama mas, mereka bawa sepeda motor” begitu kata istriku.

“Hah…?, siapa yangbeli motor..?” aku bertanya pada istriku.

“Katanya Mama”.

“Mama..?,buat siapa..?”.

“Ya ngga tahu…, sudah sana temuin dulu tamunya”. Kemudian aku bergegas keluar kamar menuju ruang tamu. Sambil berjalan, kulihat jam tanganku sudah menunjukkan pukul 10 pagi.

“Selamat pagi pak” seseorang dengan seragam AHM yang sudah berada diruang tamu
menyapaku.

“Selamat pagi pak. Ada apa ya..?” aku menjawab sapaan orang tadi.

“Bapak yang bernama Arif Rahman Hakim..?” tanya orang itu.

“Betul, bapak sendiri dari mana..?”.

“Saya dari dealer motor honda pak, ini Saya ditugaskan mengantarkan sepeda motor atas nama bapak
Arif”.

“Sebentar pak. Coba bapak cek lagi dengan seksama, Saya tidak merasa membeli sepeda motor”. “Bu widyaswati pak, beli untuk atas nama bapak Arif”. Subhanalloh…, hari itu aku benar-benar tidak habis
pikir. Peristiwa mimpi semalam seakan-akan terulang kembali pagi ini. Mungkin ini adalah makna mimpiku semalam. Entahlah, ini faktor kebetulan atau memang arti dari tafsir mimpiku. Namun yang ada dalam benak dan angan-anganku adalah bayangan wajah Bapak yang sedang tersenyum kepadaku. Sekuat tenaga aku redam tangis yang hampir-hampir saja meledak. Dan ketika aku melangkah keluar rumah, memang benar, sebuah motor Honda Supra X 125 sedang diturunkan dari atas bak mobil pickup oleh beberapa orang di halaman rumah.

honda supra X125

“Mas…, ini telpon dari Mama” istriku sambil menyerahkan HP kepadaku. Setelah aku terima,

“Assalamu’alikum Ma” aku membuka salam.

“Wa’alaikumsalam. Gimana..?, sudah datang motornya…?” suara Ibu mertuaku dari seberang sana.

“Sudah Mah…, maturnuwun”. Hanya itu yang bisa kuucapkan. Tidak ada kata-kata lagi yang
bisa kuucapkan selain rasa terimakasih dan syukur yang tak terhingga.

“Ya sudah.., kamu cepat sembuh ya..?, itu motor buat dipake ke kantor. Lebih irit dan bisa cepet nyampe rumah, gak kena macet. Mobilnya ditaruh dirumah saja ya..?. Gak usah pake mobil lagi. Macet dan boros”. Aku hanya mengiyakan apa yang dikatakan Mama kepadaku. Dan setelah pembicaraan telephon itu berakhir, aku terduduk lemas di bangku teras depan sambil masih tidak percaya melihat sepeda motor baru yang sudah menjadi milikku.

Dalam hatiku bergumam,
“Ya Alloh…, semua ini adalah rahasia-MU. Keinginan itu terwujud disaat aku sudah tidak menginginkannya lagi”.

Kembali…., airmataku menetes.
Mengalir menghangati kedua pipiku. FASHABRUN JAMIIL………………….

“Wajaau ‘alaa qomiishihii bidamin kadzibin, qoola bal sawwalat lakum anfusakum amrona, fashabrun jamiil, Wallohulmusta’aanu ‘alaa maa tashifuun.” [QS. Yusuf:18]

Artinya:

Mereka datang dengan membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu. Ya’qub berkata:
“Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku*). Dan Alloh sajalah yang dimohon pertolongan-NYA terhadap apa yang kamu ceritakan”.

—————————

*).Menurut para ahli tafsir, maksudnya adalah; dalam hal ini, Ya’qub memilih kesabara yang baik, setelah mendengar cerita yang menyedihkan itu.

Arif Rahman Hakim
-=ORACLE IS MY SWORD=-

http://arifrahmanhakim.wordpress.com
http://goresanpena-arifrahmanhakim.blogspot.com

5 Komentar

  1. Kisahnya mengharukan sekali, aku sampai harus menahan air mata. Memang kadang-kadang ada kejadian yang terasa ajaib, yang tidak bisa kita pahami dengan akal manusia. Yang penting adalah bersyukur atas apa pun yang ada dalam hidup ini. Sesulit apa pun hidup yang kita jalani, itu semua adalah anugerah.

  2. Kisah nabi Ya’qub dan juga nabi Zakariya menjadi hikmah bagi kita bahwa ujian kesabaran itu tidak mudah dan kita tidak boleh lelah berharap kepada Allah. Terus berdoa untuk mengharap pertolongan Allah…he he he cuma itu yang kuingat dari buku karangan Imam Ibnu Al Jauzi (namanya bener g y? he he he) yang baru-baru ini kubaca.

    Salam kenal

  3. Kesabaran yang akan membawa seseorang melewati hidup ini dengan penuh rasa Tawakkal setelah ikhtiar dan juga Doa, karena episode hidup ini pastilah mengalami pasang surut , karena tidak selamanya manisnya hidup terkecup dalam kehidupan … .
    Ya Allah , karuniakan kepada hambaMU yang faqir ini kesabaran dalam taat kepadaMu, dalam cobaan yang Kau berikan dan dalam menghadapi kemaksiatanku terhadapMu , karena aku hanyalah manusia yang tak berdaya tanpa Taufiq dan hidayahMu …. Uhibbuka Ya Rabb ….

  4. artikelnya bagus, terimakasih..

  5. Touching heart bgt y kisahnya mba`😥

    Allah memang selalu memberikan apa yang kita butuhkan..bukan apa yang kita inginkan. dan Allah paling tahu..kapan doa` tersebut akan dikabulkan. dan belajar sabar itu ternyata susah juga ya🙂


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • My Archives

  • Categories …

  • Pos-pos Terbaru

  • Fave Category

  • My Journey

    Mei 2009
    S S R K J S M
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Rindu ini … UntukMu …

    " Ya ALLAH, perbaikilah agamaku yang merupakan pegangan utama bagiku. dan perbaikilah duniaku yang merupakan bekal hidupku... perbaiki juga akhirat tempat kembaliku nanti, Jadikanlah hidup yang ku lalui sebagai tambahan kebaikan yang dapat kuraih, dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahatku dari segala kejahatan dan keburukan diriku Amiiin
  • Blog Stats

    • 180,170 hits
  • Hadiah Terindah ….

    Allah memberikan Hadiah yg sangat indah untuk kita itu dalam kemasan yg rumit.. dari situ Allah menguji kesabaran dan melihat bagaimana cara kita membuka hadiah terindah yg terbungkus oleh kemasan yg rumit itu.. sampai kita berhasil dan hingga akhirnya kita berteriak kegirangan krn berhasil mendapatkan hadiah yg indah tiada taranya itu..