… Ketika Cinta Terlihat …

Ketika Cinta Terlihat

Penulis : Achmad Fachrie

———— —-
KotaSantri.com : Cinta itu indah. Begitu para penyair mengatakan. Hanya satu kata, tapi menyimpan beribu, bahkan lebih, makna. Sebuah rasa yang begitu dalam, sehingga tidak dapat dilukiskan kecuali ketika berada di dalamnya. Ya, cinta itu indah. Berada di ruang kehidupan yang luas, sangat luas, bahkan melebih luasnya jagat raya ini. Tidak ada yang dapat menampungnya dan merasakan ketulusannya kecuali jiwa yang sederhana dan mau merasakan, menerima cinta apa adanya.

Cinta itu amanah, amanah yang tidak ringan. Amanah yang tidak mudah dijaga dan dibawa kesuciannya hingga ke akhirat kelak. Bahkan ketika menulis kata cinta ini pun terasa tidak mudah. Ya, karena cinta berasal dariNya. Layaknya manusia yang diciptakan menjadi khalifah di bumi, ketika bukit dan gunung tak mampu menerimanya, hanya manusia yang bisa merasakannya.

Cinta itu tidak terlihat, karena para pecinta sejati hanya mengenal satu pekerjaan besar dalam hidup mereka, memberi. Bahkan mungkin kita sendiri tidak mengetahui bahwa cinta saat ini sedang memberi. Bahkan mungkin kita sendiri tidak menyadari bahwa walau kita menyakiti, ia akan terus memberi. Terus memberi tanpa pernah terhenti. Kalau kita mencinta seseorang dengan tulus, ukuran ketulusan dan kesejatian cinta kita adalah apa yang kita berikan padanya untuk membuat kehidupannya menjadi lebih baik.

Kita adalah air, maka ia tumbuh dan berkembang dari siraman air kita. Kita adalah matahari, maka ia besar dan berbuah dari sinar cahaya kita. Apakah kita melihatnya? Seperti pohon tergantung dari siraman air dan cahaya matahari. Maka itu ketergantungan produktif. Ketergantungan yang menghidupkan. Di garis ini, cinta adalah cerita tentang seni menghidupkan hidup. Mereka menciptakan kehidupan bagi orang-orang hidup. Karena itu, kehidupan yang mereka bangun seringkali tidak disadari oleh orang-orang yang menikmatinya. Tapi begitu sang pemberi pergi, mereka segera merasakan kehilangan yang mendalam.

Cinta itu tidak terlihat, tapi tahukah kita untuk “melihatnya” ? Caranya sederhana. Simak dulu pesan Umar bin Khattab RA, “Hanya ada satu dari dua perasaan yang mungkin dirasakan oleh setiap orang pada saat orang yang paling berarti atau pasangan hidupnya wafat, merasa bebas dari beban hidup atau merasa kehilangan tempat bergantung.”

Cinta itu tidak terlihat, dan terkadang baru “terlihat” ketika dalam ketiadaan. Ketiadaan yang memberikan arti bahwa ia ada. Ketiadaan bahwa baru saja kita kehilangan yang selama ini memberi arti kepada kita. Ketiadaan yang telah memberikan kita hidup menjadi satu nafas dan ketika kehilangannya kita serasa kehilangan separuh nafas kita. Ketiadaan yang baru kita sadari setelah air mata menetes memberi kita arti hidup yang jauh lebih berarti ketika bersama untuk mendekatiNya.

Maka, apakah ketika cinta terlihat, saat ia sudah pergi atau saat ia masih ada? Kitalah yang menentukan. “Jangan tanya akal kita tentang cinta itu apa. Pastilah akal akan menunjukkan kekurangannya, dan cinta itu pun tak akan terasa dan menyapa. Tapi tanyailah hati. Jika ia menjawab positif, walau tak bulat, maka tugaskan akal mencari pembenarannya. ”

“Karena cinta dan demi cinta langit dan bumi diciptakan, dan atas dasarnya makhluk diwujudkan, demi cinta seluruh planet beredar dan dengannya pula semua gerak mencapai tujuannya serta bersambung awal dan akhirnya. Dengan cinta, semua jiwa meraih harapannya dan mendapatkan idamannya serta terbebaskan dari segala yang meresahkannya. ” Ibn Qayyim Al-Jauziyah.

Wallahu a’lam bish-shawab.

1 Komentar

  1. subhanallah,,


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • My Archives

  • Categories …

  • Pos-pos Terbaru

  • Fave Category

  • My Journey

    Agustus 2008
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Rindu ini … UntukMu …

    " Ya ALLAH, perbaikilah agamaku yang merupakan pegangan utama bagiku. dan perbaikilah duniaku yang merupakan bekal hidupku... perbaiki juga akhirat tempat kembaliku nanti, Jadikanlah hidup yang ku lalui sebagai tambahan kebaikan yang dapat kuraih, dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahatku dari segala kejahatan dan keburukan diriku Amiiin
  • Blog Stats

    • 180,170 hits
  • Hadiah Terindah ….

    Allah memberikan Hadiah yg sangat indah untuk kita itu dalam kemasan yg rumit.. dari situ Allah menguji kesabaran dan melihat bagaimana cara kita membuka hadiah terindah yg terbungkus oleh kemasan yg rumit itu.. sampai kita berhasil dan hingga akhirnya kita berteriak kegirangan krn berhasil mendapatkan hadiah yg indah tiada taranya itu..