Ya Rabbi aku Rapuh…

Ya Rabbi,
Runtunan Karunia-Mu telah melengahkan aku
untuk benar – benar bersyukur kepada-Mu
Limpahan anugerah-Mu telah melemahkan aku
untuk menghitung pujian atas-Mu

Iringan ganjaran-Mu telah menyibukan aku
untuk menyebut kemuliaan-Mu
Rangkaian bantuan-Mu telah melalaikan aku
Untuk memperbanyak pujian atas-Mu

Ilahi Rabbi,
Besarnya nikmat-Mu mengecilkan rasa syukurku
Memudar disamping limpahan anugerah-Mu
tak terhingga, sehingga kelu lidahku menyebutkannya

Karunia-Mu tak terbilang hingga lumpuh akalku
memahaminya….
Bagaimana mungkin aku berhasil mensyukuri-Mu
karena rasa syukurku  kepada-Mu
masih memerlukan syukur lagi….

Ya Ghaffar,
Dengan cahaya-Mu aku mendapat petunjuk
dengan nikmat-Mu aku memasuki pagi dan petang
Dan inilah aku membawa dosa – dosaku kehadapan-Mu

Ya Rabbi,
Ampuni aku
Aku bertobat pada-Mu
Engkau limpahi aku dengan kenikmatan
Tapi aku melawanmu dengan kemaksiatan

KebaikanMu turun padaku dan kejelekanku naik padaMU
Tak henti – hentinya malaikat yang mulia
mengantarkan kejelekan amal – amalku
Tetapi itu tidak mencegahMu…
untuk meliputi aku dengan segala nikmatMu
dan memuliakanku dengan anugerahMu

Subhanaka,
Betapa penyayangnya Engkau
Betapa Agungnya Engkau
Betapa pemurahnya Engkau

Ya Rabbi,
Sibukan aku dengan dzikir kepadaMu
Lindungi aku dari murkaMu
Lepaskan aku dari azabMu
Limpahi aku dengan anugerahMu
Curahi aku dengan karuniaMu
Bimbinglah aku untuk beramal mentaatiMu
Bantulah aku agar mampu menegakkan sunnah kekasihMu
Matikan aku dalam agamaMu

Wahai Ilahi Rabbi,
Ampunilah dosa ku dan dosa orang tuaku
Sayangilah keduanya seperti mereka menyayangi aku
dan memeliharaku sejak kecil
Balaslah itu semua dengan kebaikan dan CintaMu
dan kesalahan mereka dengan lautan ampunanMu

Rabbana,
Siapa gerangan yang nasibnya lebih jelek dariku
Jika dalam keadaan seperti ini aku Kau pindahkan
ke kuburan…
Aku belum menyiapkan pembaringanku
Belum cukup amal salehku untuk ku jadikan hamparanku

Bagaimana mungkin aku tidak menangis
Sementara aku tak pernah tau akhir perjalananku
Nafsu selalu saja menipuku
dan hari – hari melengahkanku
Padahal bisa jadi maut telah mengepak – ngepakan sayapnya
diatas kepalaku

Bagaimana mungkin aku tidak menangis
Bila aku coba membayangkan saat kelak
aku menghembuskan nafas terakhirku…
Aku menangis karena kegelapan kubur
Kesempitan lahad dan pertanyaan Munkar dan Nakir
Aku menangis karena aku akan keluar dari kubur
dalam keadaan telanjang, hina dan memikul beban dosa
di punggungku
Dengan wajah penuh debu, tertutup kelabu dan ketakutan

Rabbana,
Inilah aku yang tidak tau malu kepadaMu dalam kesendirian
dan tidak pernah menyadari kehadiranMu di keramaian
Inilah aku yang berani melawan junjungannya
Aku orang yang bila di rayu dosa
akan datang menyongsongnya…
Kau biarkan aku namun aku tak menginsyafinya
Engkau tutupi aibku, namun aku tak tau diri

Ya Ilahi,
Maafkanlah aku sehingga tidak lagi durhaka kepadaMu
Ilhamkan kepadaku kebaikan dan mengamalkan kebaikan
serta selalu takut kepadaMu siang dan malam
Berilah kepadaku mata yang mudah menangis
karena takut kepadaMu
Berilah aku hati yang mudah hancur melihat penderitaan
hamba – hambaMu
Berilah aku tangan yang mudah memberikan bantuan
kepada makhlukMu
Berilah aku darah yang tercurah dalam perjuangan
menegakkan agama-Mu

HambaMu yang Rapuh

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • My Archives

  • Categories …

  • Tulisan Terakhir

  • Fave Category

  • My Journey

    Oktober 2007
    S S R K J S M
    « Sep   Nov »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Rindu ini … UntukMu …

    " Ya ALLAH, perbaikilah agamaku yang merupakan pegangan utama bagiku. dan perbaikilah duniaku yang merupakan bekal hidupku... perbaiki juga akhirat tempat kembaliku nanti, Jadikanlah hidup yang ku lalui sebagai tambahan kebaikan yang dapat kuraih, dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahatku dari segala kejahatan dan keburukan diriku Amiiin
  • Blog Stats

    • 181,262 hits
  • Hadiah Terindah ….

    Allah memberikan Hadiah yg sangat indah untuk kita itu dalam kemasan yg rumit.. dari situ Allah menguji kesabaran dan melihat bagaimana cara kita membuka hadiah terindah yg terbungkus oleh kemasan yg rumit itu.. sampai kita berhasil dan hingga akhirnya kita berteriak kegirangan krn berhasil mendapatkan hadiah yg indah tiada taranya itu..